Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai wadah kegiatan wanita mempunyai peranan dalam membantu program pemerintah melalui gerakannya yang bertujuan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, maju dan mandiri. PKK mempunyai peran yang sangat strategis dalam memberdayakan keluarga terutama perempuan sebagai motor penggeraknya. Para kader PKK menjadi ujung tombak untuk mensukseskan terwujudnya program pemerintah dengan tiga pilar yaitu pendidikan, kesehatan dan perekonomian yang semuanya tercantum dalam sepuluh program PKK.
Dalam pembangunan di Kabupaten Tegal, peran keluarga sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang maju. Dan untuk mencapai hal itu diperlukan komitmen yang sangat tinggi. Gerakan PKK telah mampu mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator masyarakat yang telah diakui kiprahnya bahkan keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Melalui hari kesatuan gerak PKK kita tingkatkan kinerja tim penggerak PKK dalam upaya mewujudkan keluarga sehat sejahtera.
Sejalan dengan visi dan misi Gerakan PKK dalam memberdayakan keluarga, sasaran Gerakan PKK adalah seluruh anggota keluarga yang masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan kemampuan dan kepribadiannya dalam aspek :
1. Mental spiritual, meliputi sikap dan perilaku sebagai insan hamba Tuhan, anggota masyarakat dan warga negara yang dinamis serta bermanfaat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2. Fisik material, meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan, kesempatan kerja yang layak serta lingkungan hidup yang sehat dan lestari melalui peningkatan pendidikan,pengetahuan dan keterampilan.
Dalam pembangunan di Kabupaten Tegal, peran keluarga sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang maju. Dan untuk mencapai hal itu diperlukan komitmen yang sangat tinggi. Gerakan PKK telah mampu mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator masyarakat yang telah diakui kiprahnya bahkan keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Melalui hari kesatuan gerak PKK kita tingkatkan kinerja tim penggerak PKK dalam upaya mewujudkan keluarga sehat sejahtera.
Sejalan dengan visi dan misi Gerakan PKK dalam memberdayakan keluarga, sasaran Gerakan PKK adalah seluruh anggota keluarga yang masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan kemampuan dan kepribadiannya dalam aspek :
1. Mental spiritual, meliputi sikap dan perilaku sebagai insan hamba Tuhan, anggota masyarakat dan warga negara yang dinamis serta bermanfaat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2. Fisik material, meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan, kesempatan kerja yang layak serta lingkungan hidup yang sehat dan lestari melalui peningkatan pendidikan,pengetahuan dan keterampilan.
Untuk mewujudkan hal tersebut memang tidaklah semudah membalik telapak tangan, apalagi penyebab masalah sosial, kemiskinan dan penganguran semakin kompleks. Ini menjadi tantangan bagi jajaran Tim Penggerak PKK dengan segenap unsurnya untuk meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga di Indonesia melalui program-programnya.
Di tahun 2011, PKK GTP berupaya untuk mengarahkan 10 Program Pokok PKK pada percepatan penanggulangan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Pertama, di bidang ekonomi, TP PKK dapat lebih mendorong upaya peningkatan pendapatan keluarga, melalui program murni kreasi TP PKK maupun program kemitraan dengan berbagai program pemerintah atau pemerintah daerah di bidang ekonomi, seperti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), program pembinaan usaha mikro, pemanfaatan pekarangan usaha produktif, dan berbagai basis variasi program yang ada. Kedua, di bidang sosial budaya, TP PKK diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga, melalui peningkatan pelayanan kesehatan seperti posyandu yang harus terus direvitalisasi. Di samping itu, TP PKK juga dapat mendorong meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia melalui upaya pendidikan masyarakat, pelatihan keterampilan perempuan, dan pengembangan wawasan yang dibutuhkan.
Di samping itu, seluruh anggota PKK GTP beserta kader PKK dapat berpartisipasi dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dalam berbagai cara dan variasi kegiatan, seperti melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K-PKK, UPPKS), Pengelolaan Warung Obat Desa (WOD)-PKK, Pengelolaan Program Desa Siaga, pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga, remaja putri dan anggota keluarga lainnya, penyuluhan tentang KB, kesehatan reproduksi, tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan penyuluhan tentang makanan beragam, bergizi, berimbang serta pemanfaatan tanah pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
